Celah Teduh

"Tempat pulangmu, hiruk pikuk membuatmu kalut."

Selamat datang di Celah Teduh, sebuah organisasi yang berkomitmen untuk menginspirasi, mempromosikan literasi, kesenian, dan budaya dengan cara yang asik dan menyenangkan. Kami memahami bahwa keberagaman warisan budaya Indonesia layak dijaga dan disebarkan kepada generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan inovatif. Maka pada tahun 2024 celah teduh memantapkan diri untuk mewujudkan cita-cita besarnya bersama sama, yang mimpi tersebut bisa dicapai dengan gotong royong dan kolaborasi.

Cerita awal mula celah teduh ada

Celah Teduh lahir pada tahun 2018 dengan nama sebelumnya adalah Pecandu Mentari yang sudah terbentuk di paruh tahun 2017-an awalnya sebagai nama pena untuk subjek pada surat, tahun tersebut saya sedang menempuh pendidikan informal di pondok hidaayatul mubtadi’in Al-innaroh 2 buntet pesantren cirebon. Hati saya terketuk untuk akhirnya membuat pintu itu sendiri yaitu “Celah Teduh.” peraturan pondok menjadi salah satu keterbatasannya yaitu dilarang membawa handphone agar para santri bisa fokus belajar dan menghapal. Di lingkungan pesantren antara perempuan dan laki-laki aktivitas di pisahkan, bangunan tempat tinggal, sekolah dan mengaji memiliki gedung terpisah, sebagai anak laki-laki yang bertumbuh menjadi remaja saya mulai ingin berkenalan dengan perempuan, tapi itu sangat dilarang di lingkungan kami untuk saling berinteraksi.

Remaja indentik punya rasa penasaran yang tinggi tanpa memikirkan resiko kedepannya; labil, masih mencari jati diri. Dari keterbatasan tersebut menjadikan saya mencoba segala cara dan memutar otak untuk bisa mengirimi pesan kepada perempuan yang saya senangi, karena handphone tidak diperbolehkan akhirnya saya bersurat, metode bersurat ini dengan cara menitipkannya ke kantin, anak desa sekitar, atau menaruhnya di suatu tempat yang akan dijumpainya misal lemari susun, memang bandel sekali, dan terlebih yang saya surati adalah putri salah satu kyai pondok pesantren. Lahirlah nama “Pecandu Mentari” sebagai nama pena saya agar dapat mengelabui pengurus pesantren, jika suatu hari surat itu tertangkap sehingga mereka sulit menemukan saya – singkat cerita.

Pada tahun 2018 entah tanggal dan bulannya kapan, saya membuat instagram celah teduh bermula dari blog pribadi saya untuk memuat puisi-puisi yang saya buat, karena sepulang dari pesantren file tulisan saya selama disana hilang datanya sepaket dengan flashdisknya juga, dari kejadian itu tentu saya tidak ingin terulang lagi, kehilangan data lebih menyakitkan dari puisi-puisi patah hati. Maka saya berinisiatif menyimpannya secara digital di instagram yang lama kelamaan instagram ini ramai dikunjungi oleh netizen, banyak like, follow dan komen. Saya aktif mengupload puisi-puisi ketika lulus dari pesantren dan melanjutkan pendidikan ke kampung inggris pare, kediri, jawa timur.

Instagram celah teduh semakin banyak followersnya berkisar 750 orang, dan banyak DM masuk bertanya “Apakah menerima pengiriman karya tulis?” saya tentu sangat senang bisa menerima karya dari khalayak umum, sehingga celah teduh tidak lagi menjadi blog pribadi tapi mulai sedikit demi sedikit mewadahi teman-teman untuk berkarya bersama, saya ingat betul dahulu ketika awal-awal menulis, saya coba untuk kirim ke beberapa platform agar bisa dipost di instagramnya, tapi tidak pernah berhasil dan itu awal yang membuat saya down, tapi kemudian hal tersebut memacu saya untuk terus belajar dan mengasah tulisan-tulisan saya, sampai saya tidak lagi perlu berharap kepada beberapa platform tersebut. Ketika saya membaca potongan kata-kata bijak “Jika kamu tidak diberikan pintu, maka buatlah pintumu sendiri.” entah kata kata dari siapa tapi  membuat hati saya terketuk untuk akhirnya membuat pintu itu sendiri yaitu “Celah Teduh”.

Visi

“Menyemai Kreativitas, Menyala Cita, Merayakan Warisan”

 

Misi

a. Melalui workshop, seminar, dan kegiatan edukatif lainnya, kami berusaha menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi peneruskat. Dengan bacaan yang menarik dan inovatif, kami ingin mengajak semua orang untuk mengeksplorasi dunia tulisan.

b. Mendukung Kesenian Lokal:

Kesenian adalah jendela budaya. Kami berupaya mempromosikan dan mendukung seniman lokal melalui pameran seni, pertunjukan, dan kolaborasi kreatif. Setiap karya seni adalah cerminan keberagaman dan keindahan budaya Indonesia.

c. Memelihara Budaya dan Sejarah:

Dengan bangga, kami turut serta dalam melestarikan budaya dan sejarah Indonesia. Melalui workshop, seminar, dan kegiatan edukatif lainnya, kami berusaha menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.

Fokus Utama Celah Teduh

Prinsip Aksi

Bertumbuh

memperluas pengetahuan & pemahaman kita melalui pembelajaran, pengalaman & refleksi. Ini melibatkan keterbukaan terhadap informasi baru, pemikiran kritis, serta kemampuan untuk melihat perspektif yang berbeda, yang semuanya berkontribusi pada pengembangan diri & kecerdasan yang lebih luas.

Berkarya

menciptakan atau menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai, baik itu dalam bentuk seni, tulisan, inovasi, atau karya lainnya. Ini melibatkan proses kreatif, dedikasi, dan ekspresi pribadi untuk menghasilkan karya yang dapat dinikmati atau bermanfaat bagi orang lain.

Berkolaborasi

bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Ini melibatkan komunikasi, saling menghargai, berbagi ide, dan menggabungkan keterampilan serta sumber daya untuk menciptakan hasil yang lebih baik daripada yang bisa dicapai secara individu.

Board of Director Celah Teduh

IMG_5899

Abdul Malik Fajar

Founder & Executive Director

editedWhatsApp Image 2024-07-21 at 17.32.40_95169d2d

Akbar Malik

Director of Marketing

IMG-20240729-WA0014

Evi Putri A

Director of Financial

image

-

Director of Operations

Team Celah Teduh

Zulfa Hasanah

Zulfa Hasanah

Head of Program Strategis

WhatsApp Image 2024-06-18 at 22.33.02

Yuda Nurhadi

Program Strategis Team

WhatsApp Image 2024-06-18 at 23.11.10

Danang R. Prabowo

Program Strategis Team

WhatsApp Image 2024-06-18 at 22.33.39

Eneng R. Jannah

Head of Public Relation

Fakhri Zulkarnain Tofan_Public Relation

Fakhri Zulkarnain T.

Public Relation Team

Melly

Melly Fitriyah

Public Relation Team

WhatsApp Image 2024-06-18 at 23.53.46

Adam Rizky

Head of Graphic Design

Processed with VSCO with g3 preset

Raehan B. Aji

Graphic Design Team

WhatsApp Image 2024-06-18 at 22.32.40

Ilham Misbahul Anam

Head of Copy Writter

siti

Siti Masturoh

Copy Writter Team

WhatsApp Image 2024-05-28 at 18.39.07

M. Salman Alfarisi

Copy Writter Team

Alharist Bisyri-divisi content,p

A. Thantowi J. A.

Head of Content Planner

Mentor Celah Teduh (soon)

image

Spesial Guest

Any Awardee

image

Spesial Guest

Any Awardee

image

Spesial Guest

Any Awardee

image

Spesial Guest

Any Awardee

“Tempat pulangmu, hiruk pikuk membuatmu kalut.” Kita ingin membersamai literasi, kesenian dan kebudayaan

Scroll to Top